Archives

Post

Sabarlah...

Kecewalah engkau, tapi jangan sampai menyerah. Foto Mario Teguh.Bersedihlah engkau, tapi jangan sampai lemah. Khawatirlah engkau, tapi jangan sampai membeku. Tuhanmu itu baiiiiik sekali, Dia sangaaat menyayangimu, dan sedang menunggumu datang untuk melaporkan derita hatimu, dan Dia senang sekali mendengar rencanamu untuk memperbaiki keadaan. Manjalah kepada Tuhanmu, dalam senyum atau dalam linangan air mata.


Post

Ikhlasnya Tukang Becak


Ada seorang tukang becak, yang sudah cukup sepuh (tua), beliau tinggal di daerah Dinoyo (Malang, Jatim). Setiap hari Jum'at, ia menggratiskan tari
Suatu kali, pada hari Jum'at, ada seorang pria bapak-bapak yang jadi penumpangnya.
Pria itu naik becak jarak dekat saja, tanpa tawar-menawar, pria itu membayar tarif becak yang di tumpanginya dengan uang 20ribu, tetapi langsung ditolak sama bapak tukang becak, beliau bilang :
"Kulo ikhlas Pak, pun usah dibayar, kula sagete shodaqoh nggeh ngeten niki.."


Post

DAWUH IPUN SI MBAH KAKUNG "GUS MUS"


Foto Subehan Muhammad. Suatu hari ada kiyai-kiyai NU kumpul di sebuah pondok pesantren. Saat itu Mbah Yai Ahmad Mustofa Bisri ingin menerangkan tentang awal mula kesalahan beragama.Beliau melemparkan pertanyaan, “PPP, PDI, dan Golkar itu wasilah atau ghooyah?

” Para kiyai pun serempak menjawab dengan mantap, “Wasilah!” (Jalan) Ada yang saking mantapnya, jadi malah setengah berteriak.
Kiyai sepuh ini ( mustofa bisri) Memberikan Pujian, “Nilai 100 untuk bapak-bapak kiyai.”
“NU, Muhammadiyah, dan semacamnya itu wasilah atau ghooyah?
” Mbah Mustofa Bisri bertanya lagi. Para kiyai kemudian menjawab pelan agak ragu-ragu, “Wasilah...” Beliau hanya tersenyum mendengar nada jawaban para kiyai yang mulai terasa berubah.


Post

BUTA HURUF DAN AKSARA ARAB DI KOIN INDONESIA

Foto Adkhilni M. Sidqi.Coba perhatikan apa yang menarik dari koin Indonesia 25 sen tahun 1952 yang saya temukan di Damaskus ini? Bagi saya, koin ini menyibak banyak hal dari masa lalu. Selain karena ukuran dan materialnya sangat mirip dengan koin Rp500 "bunga melati" tahun 2003, yang paling menarik dari koin ini adalah penggunaan aksara Arab pada koin Indonesia. Ternyata Indonesia pernah mencetak koin dengan tulisan Arab, yakni 1 sen (1952), 5 sen (1951—1954), 10 sen (1951—1954), dan 25 sen (1952). Setelah itu aksara Arab dalam mata uang Indonesia lenyap dan digantikan seluruhnya dengan huruf latin.


Categories

Popular Posts